KUALA LUMPUR, Malaysia, 16 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei menjadi mitra dalam ajang GSMA M360 ASEAN 2026 dan turut membahas perkembangan industri, teknologi, serta solusi kolaboratif untuk mendukung transisi ASEAN menuju ekonomi cerdas. Selama ajang ini berlangsung, Huawei terlibat dalam sejumlah sesi diskusi utama mengenai jaringan seluler cerdas, kepercayaan digital, transformasi AI, dan inklusi digital. Huawei juga mengulas peran konektivitas, komputasi, dan kecerdasan buatan dalam menciptakan nilai tambah baru bagi pihak operator, industri, dan negara-negara di ASEAN.

Calvin Zhao, President of MAE Product Line, Wireless Network Solution, Huawei, menyampaikan presentasi di GSMA M360 ASEAN 2026
Dalam sesi presentasi, Calvin Zhao, President, MAE Product Line, Wireless Network Solution, Huawei, memaparkan pandangan Huawei mengenai masa depan jaringan seluler cerdas. Ia mengatakan, "Ketika ekonomi digital ASEAN memasuki era teknologi cerdas, agen AI merombak berbagai industri dan menata ulang jaringan nirkabel. Huawei Agentic MBB mendorong pergeseran dari sekadar menekan biaya menuju peningkatan pendapatan, sementara OpenAN (Autonomous Network) menghadirkan arsitektur open-source dan standar antarmuka agen AI yang menjadi tulang punggung jaringan ekonomi digital."
Dalam Digital Trust Summit, Huawei menekankan pentingnya infrastruktur digital yang tangguh untuk memperkuat kepercayaan di kawasan ASEAN. Diskusi tersebut membahas peran sistem peringatan dini berbasis AI, konektivitas satelit, dan jaringan yang andal dalam melindungi masyarakat, menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta memperkuat ketahanan sosial. Huawei juga mendorong kesiapsiagaan sejak dini, ketahanan energi, dan kolaborasi yang lebih erat antara sektor publik dan swasta guna membangun negara digital yang tepercaya.
Komitmen Huawei dalam mempercepat transformasi cerdas di Asia Pasifik juga mendapat pengakuan melalui GSMA APAC Digital Nation Awards 2026. Huawei menerima penghargaan Excellence in Innovation Video Award atas kolaborasinya dengan XLSMART Indonesia dalam mengembangkan solusi 5G SD-WAN terintegrasi untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Solusi tersebut membantu pelaku usaha di sektor ritel, perbankan, pendidikan, dan sektor industri lainnya menerapkan konektivitas yang aman dan lebih sederhana, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Selain memamerkan teknologi inovatif dan terlibat dalam diskusi industri, Huawei juga berkontribusi pada riset dan wawasan industri tentang transformasi AI. Bersama GSMA Intelligence, Huawei mendukung penyusunan laporan riset terbaru berjudul "AI and the token economy: telco role, telco value". Laporan ini menyajikan kerangka strategis mengenai peran baru yang dapat diambil perusahaan telekomunikasi, serta peluang pertumbuhan yang dapat digarap dalam ekonomi AI sebagai sektor yang tengah berkembang.
Bertolak dari perkembangan di Asia Pasifik, riset tersebut mengulas berbagai peran baru dari perusahaan telekomunikasi dalam rantai nilai AI, serta model monetisasi yang berkaitan dengan token AI, intelligent routing, dan infrastruktur edge berskala nasional untuk menciptakan nilai tambah. Terry He, President, Huawei Asia Pacific Region, menilai momentum ini sebagai titik penting bagi industri. Menurut dia, pertumbuhan 5G yang semakin pesat akan membuka nilai ekonomi sebesar USD 1,4 triliun pada 2030, sementara AI akan mendorong terciptanya koneksi yang semakin cerdas. Kondisi ini mendorong perusahaan telekomunikasi untuk memanfaatkan aset jaringan yang tersebar luas, serta identitas tepercaya guna membangun fondasi terbuka dan otonom bagi ekosistem AI di kawasan. Publikasi ini secara khusus ditujukan bagi eksekutif perusahaan telekomunikasi, pembuat kebijakan dari kalangan pemerintah, serta pemimpin industri dan ekosistem digital yang ingin memahami aspek ekonomi dan transformasi cerdas yang membentuk infrastruktur AI generasi berikutnya dan masa depan digital.
Melalui inovasi teknologi, kolaborasi industri, dan kemitraan ekosistem, Huawei terus bekerja sama dengan operator, pemerintah, dan perusahaan di Asia Pasifik untuk mendorong konektivitas cerdas, serta mewujudkan masa depan digital yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.


















