Guncangan Gempa Dini Hari Magnitudo 6,0 Bengkulu Rusak Sebanyak 255 Rumah Warga

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 Mei 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penanganan pascagempa M6,0 Bengkulu oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri di lokasi terdampak, serta pemberian bantuan untuk warga terdampa bencana gempa bumi, Sabtu (24/5/2025). (Dok. BPBD Bengkulu)

Suasana penanganan pascagempa M6,0 Bengkulu oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri di lokasi terdampak, serta pemberian bantuan untuk warga terdampa bencana gempa bumi, Sabtu (24/5/2025). (Dok. BPBD Bengkulu)

BENGKULU – Sebanyak 255 rumah warga rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang Bengkulu pada Jumat dini hari.

Gempa terjadi pukul 02.52 WIB, 23 Mei 2025, dan dirasakan kuat di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu.

Data terbaru per Sabtu (24/5), pukul 13.00 WIB, mencatat kerusakan terpusat di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Di Kota Bengkulu, 206 rumah rusak, delapan di antaranya rusak berat menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Fasilitas umum yang terdampak meliputi dua masjid, dua kantor camat, dan dua sekolah di kawasan padat penduduk.

Gempa Rusak Rumah Warga di Lima Kecamatan Bengkulu

Pusat kerusakan di Kota Bengkulu mencakup lima kecamatan: Selebar, Gading Cempaka, Singara Pati, Sungai Serut, dan Kampung Melayu.

Guncangan kuat dirasakan warga hingga membuat sebagian besar rumah retak dan dinding runtuh.

Beberapa warga melaporkan bunyi gemuruh sesaat sebelum gempa, menambah kepanikan di tengah malam.

BPBD Kota Bengkulu mengonfirmasi bahwa sebagian besar rumah rusak sedang dan ringan.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah dan masih dalam penghitungan.

Bengkulu Tengah Juga Alami Kerusakan Serupa Akibat Guncangan

Kabupaten Bengkulu Tengah turut mengalami kerusakan cukup signifikan akibat guncangan yang sama.

Tercatat 49 rumah warga rusak dan empat unit sekolah alami kerusakan ringan hingga sedang.

Sebaran kerusakan berada di tiga kecamatan: Pondok Kelapa, Pondok Kubang, dan Talang Empat.

Tim BPBD bersama relawan dan aparat desa masih melakukan verifikasi langsung ke lokasi terdampak.

Mereka menelusuri rumah warga untuk mendata dan memverifikasi jenis serta tingkat kerusakan struktural.

Warga Tidak Mengungsi, Bertahan di Sekitar Rumah Mereka

Berbeda dengan peristiwa gempa sebelumnya, kali ini warga terdampak memilih tidak mengungsi ke tempat pengungsian umum.

Sebanyak 206 kepala keluarga (792 jiwa) di Kota Bengkulu dan 49 KK di Bengkulu Tengah memilih bertahan di sekitar rumah.

Pertimbangan utama warga adalah keamanan rumah serta kenyamanan tinggal dekat barang-barang pribadi.

Pemerintah daerah mengimbau agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan risiko bangunan roboh.

Sejumlah tenda darurat disiagakan di lokasi strategis, namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.

Status Tanggap Darurat Ditetapkan Pemerintah Kota Bengkulu

Merespons situasi bencana, Pemerintah Kota Bengkulu menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi.

Keputusan tersebut tertuang dalam SK Wali Kota Nomor 110 Tahun 2025 yang berlaku sejak 23 hingga 29 Mei 2025.

Penetapan status ini mempercepat mobilisasi logistik, pendampingan, dan pendanaan dari pusat.

BNPB langsung berkoordinasi dan memantau respons darurat melalui Tim Deputi Sistem dan Strategi.

Tim BNPB telah tiba di Bengkulu untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan terkoordinasi.

Pemulihan Listrik Selesai, Warga Kini Punya Akses Penerangan

Gempa menyebabkan jaringan listrik padam di sejumlah wilayah, namun kini kondisi berangsur pulih.

Petugas PLN berhasil memperbaiki gangguan dan mengaktifkan kembali aliran listrik secara bertahap sejak Jumat siang.

Penerangan menjadi kebutuhan mendesak warga, terutama saat malam hari di tengah bangunan yang rusak.

Pemulihan listrik turut mempercepat proses pendataan, komunikasi antarinstansi, dan distribusi bantuan logistik.

Pemerintah daerah dan pusat memastikan layanan dasar segera dipulihkan pascagempa untuk menghindari krisis lanjutan.

Analisis Risiko Gempa Bengkulu dan Strategi Mitigasi Solutif

Bengkulu tergolong wilayah rawan gempa karena berada di jalur subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Guncangan berkekuatan M6,0 termasuk kategori menengah, namun dapat merusak bangunan jika tidak tahan gempa.

Mitigasi bencana di Bengkulu harus mencakup audit bangunan, simulasi kebencanaan rutin, dan edukasi masyarakat.

Pemerintah pusat perlu mempercepat revisi tata ruang berbasis risiko dan pembangunan infrastruktur tahan gempa.

BNPB menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan masyarakat agar tanggap bencana tidak hanya responsif, tapi juga preventif.***

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Skandal Satelit Rp350 Miliar Kemenhan: Barang yang Datang Hanya Handphone, Bukan Perangkat Komunikasi
Rp9,9 Triliun untuk Chromebook: Jaksa Selidiki Pengadaan, Nadiem Jamin Sikap Kooperatif dan Anti-Korupsi
KPK Beberkan Alasan Segera Pemeriksaan Ridwan Kamil Terkait Korupsi Proyek Iklan Bank BJB Rp222 Miliar
KPK Didesak Agar Segera Umumkan Tersangka Korupsi Dana CSR BI, MAKI Ancam Tempuh Jalur Hukum
Perluas Pengaruh Indonesia ke Dunia, IMC Luncurkan Media Berbahasa Inggris Indo24jam.com dan 01post.com
Wamen PU Diana Kusumastuti Diperiksa Soal Dugaan Korupsi Proyek Rumah Eks Pejuang Timor Timur di Kupang
Gratifikasi Pejabat Kementerian Pekerjaan Umum Diselidiki KPK, Inspektorat Temukan Uang Tunai dan Dolar AS
Penangkapan Kapal Malaysia oleh KKP Ungkap ABK WNI Ilegal dan Trawl Perusak Laut Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 Juli 2025 - 06:46 WIB

Skandal Satelit Rp350 Miliar Kemenhan: Barang yang Datang Hanya Handphone, Bukan Perangkat Komunikasi

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:14 WIB

Rp9,9 Triliun untuk Chromebook: Jaksa Selidiki Pengadaan, Nadiem Jamin Sikap Kooperatif dan Anti-Korupsi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 13:09 WIB

KPK Beberkan Alasan Segera Pemeriksaan Ridwan Kamil Terkait Korupsi Proyek Iklan Bank BJB Rp222 Miliar

Sabtu, 7 Juni 2025 - 11:20 WIB

KPK Didesak Agar Segera Umumkan Tersangka Korupsi Dana CSR BI, MAKI Ancam Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 5 Juni 2025 - 05:25 WIB

Perluas Pengaruh Indonesia ke Dunia, IMC Luncurkan Media Berbahasa Inggris Indo24jam.com dan 01post.com

Berita Terbaru