SINGAPURA, 29 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Ailytics, usaha rintisan yang bergerak di bidang vision AI, mengubah sistem CCTV industri yang telah digunakan menjadi sistem pemantauan keselamatan kerja dan operasional secara real-time, meraih pendanaan Seri A sebesar US$7,4 juta yang dipimpin Tin Men Capital. SEEDS, bagian dari SG Growth Capital; Safie, perusahaan kamera berbasis komputasi awan terbesar di Jepang; serta salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Jepang turut berpartisipasi bersama sejumlah family office dan investor yang telah berinvestasi sebelumnya.
Sejak memperoleh pendanaan pra-Seri A sebesar US$2,7 juta yang dipimpin Tin Men Capital pada April 2024, Ailytics telah berkembang dari 70 proyek di empat negara menjadi lebih dari 400 implementasi di 15 negara.
Dari Singapura ke Empat Benua
Ailytics memulai kiprahnya melalui proyek perumahan publik Singapura yang dikelola Housing & Development Board (HDB). Kini, Ailytics telah menangani implementasi berskala besar di NatSteel, PaxOcean, DHL, Bandara Internasional Leonardo da Vinci di Roma, serta proyek pembangunan Terminal 5 Bandara Changi.
"Pendanaan ini memperkuat tim lokal kami di Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan kawasan Teluk sejalan dengan fokus kami pada lingkungan industri luar ruang yang kompleks. Kami sedang membangun perusahaan AI industri berskala global dari Singapura," kata Lenard Tan, Co-Founder & CEO, Ailytics.
Dirancang untuk Industri Berat di Berbagai Lokasi
Produk unggulan Ailytics, Ailyssa, membangun pemahaman spasial tiga dimensi hanya dari satu umpan video dua dimensi. Teknologi ini tetap beroperasi dalam kondisi hujan, berdebu, dan minim cahaya, bahkan dapat menggunakan kamera yang telah berusia puluhan tahun. Ailyssa menghasilkan informasi yang dapat ditindaklanjuti secara real-time. Sementara itu, mesin penalaran terbaru Ailytics, AilyssaX, menganalisis konteks adegan secara dinamis dan memverifikasi prosedur secara bertahap untuk menghasilkan peringatan yang lebih akurat dan relevan.
"Pendanaan ini membantu kami mengembangkan model penalaran khusus untuk setiap domain sekaligus menjaga biaya operasional AI tetap rendah di tengah lonjakan permintaan," kata Prateek Manocha, Co-Founder & CTO, Ailytics.
"Ailytics telah berekspansi ke 15 pasar dengan unit ekonomi yang sangat kuat dan client churn di bawah 1%. Kami ingin terus mendukung tim ini dalam ekspansi global mereka," kata Jeremy Tan, Co-Founder and Managing Partner, Tin Men Capital.
Tentang Ailytics
Ailytics mengubah sistem CCTV yang telah digunakan menjadi sistem berbasis AI untuk memantau keselamatan kerja dan operasional di industri berat secara real-time. Didirikan di Singapura pada 2021, perusahaan ini telah menjalankan lebih dari 400 implementasi teknologi di 15 negara. Informasi lebih lanjut tersedia di ailytics.ai.
Narahubung Media
marketing@ailytics.ai
https://www.ailytics.ai/


















